Abah Sabrang Alam - Mustika Merah Delima
mustika delima, mustika merah delima, batu mustika delima, mustika merah delima asli

Abah Sabrang Alam ( Pakar Mistik Nusantara )

abah sabrang alam

 

 

Situs www.MustikaDelima.Com  ini merupakan salah satu situs milik Abah Sabrang Alam. Berikut adalah biografi atau sejarah singkat Abah Sabrang Alam.

Abah Sabrang Alam dikenal sebagai Pakar Menembus Alam Ghaib dan pakar Pusaka. Pria yang gemar tirakat (puasa dan bertapa) ini punya pemahaman mendalam tentang ilmu Ghaib yang berkembang di Jawa. Selain itu, Abah Sabrang Alam juga hobi mengoleksi benda bertuah yang didapatkannya dari berbagai tempat keramat maupun alam ghaib.

Tahun 1985, di Jawa Tengah, Abah Sabrang Alam lahir dan diberi nama Wawan Sulistiyo. Beliau tidak lahir dari keluarga spiritualis, melainkan dari keluarga sederhana yang menjalani hidup dengan mengikuti ajaran islam. Bahkan orang tua Abah Sabrang Alam mengaku sama sekali tidak menyangka bahwa putranya akan menjadi seorang spiritualis yang bisa membantu banyak orang.

Garis kehidupan atau takdir Tuhan-lah yang membentuk Abah Sabrang Alam menjadi seorang Pakar Menembus Alam Ghaib. Keterlibatan Abah Sabrang Alam dengan dunia ghaib diawali dengan pengalaman mati suri dan pertemuan beliau dengan sosok gaib. Sosok gaib itulah yang menjadi guru pertama dan mengajarinya dasar-dasar ilmu gaib.

 

Pengalaman Mati Suri

Masa itu, usia Abah Sabrang baru 12 tahun. Suatu malam, waktu perjalanan pulang dari musola (tempat mengaji), tiba-tiba beliau terjatuh dan tidak sadarkan diri. Teman-temannya yang panik berteriak meminta tolong. Sesaat kemudian, beberapa orang dewasa mengangkat dan mengantar tubuh Abah Sabrang ke rumah orang tuanya.

Keluarga berupaya menyadarkan Abah Sabrang dengan berbagai cara, namun tubuh Abah Sabrang tetap dalam kondisi tidak sadar. Hingga, datang seorang mantri (perawat) yang memeriksa. Setelah memeriksa dengan seksama, Sang Mantri menyatakan bahwa Abah Sabrang sudah meninggal dunia. Padahal, Abah Sabrang tidak punya penyakit sebelumnya. Dan jatuhnya pun tidak menimbulkan luka yang berarti.

Keluarga sempat menangis dan histeris, namun sekitar 10 menit kemudian, tiba-tiba tubuh Abah Sabrang bergerak, lalu duduk dan bertanya "Ono opo? Kok ono wong akeh ning kene?" (Ada apa, kok ada banyak orang disini?). Ternyata Abah Sabrang baru saja mengalami mati suri.

 

Bertemu Sosok Gaib

Ketika tubuh Abah Sabrang dinyatakan mati, ternyata roh-nya berkelana di Alam Ghaib. Abah Sabrang mengisahkan bahwa ketika tubuhnya terjatuh, dia merasakan roh-nya tersedot ke atas dan tiba-tiba beliau menyadari sedang berada di suatu taman pepohonan yang indah, sejuk dan terdengar suara seruling bambu yang merdu. Sesat kemudian, munculah seorang kakek berpakaian jawa yang ramah. Sang kakek mengatakan "Ora usah wedi le, aku sing ngerumat kue" (Tidak usah takut nak, aku yang merawat kamu).

Tanpa mengucapkan kata apapun, Sang Kakek menggandeng Abah Sabrang untuk berkeliling melihat keindahan Alam Ghaib. Abah Sabrang mengaku tidak mengenali sosok kakek ini sebelumnya, namun batinnya merasakan pancaran kebaikan dari Sang Kakek, sehingga dia mau mengikuti sang kakek tanpa rasa cemas. 

Setelah beberapa waktu berkeliling, Sang Kakek mengucapkan "Wektune kue muleh le, Mengko simbah bakal dolan ning omahmu" (Waktunya kamu pulang nak, nanti Kakek akan main ke rumahmu). Setelah itu, Abah Sabrang bersalaman dengan Sang Kakek, dan tiba-tiba sudah terbangun di rumah.

ki sabrang alam di acara kompas tv 1

 

Bisa Menyebrang Ke Alam Gaib

Beberapa minggu sejak pengalaman mati suri, Sang Kakek - yang pernah menemuinya waktu mati suri - hadir dalam mimpi. Sang Kakek mengajarkan suatu bacaan jawa yang berfungsi untuk menyeberang ke alam gaib. Mimpi itu begitu jelas dan selalu terngiang di benak Abah Sabrang.

Tanpa ragu, Abah Sabrang membaca mantra itu dalam kondisi berbaring dan memejamkan mata. Sesaat kemudian, Abah Sabrang merasa menyeberangi lorong gelap dan seketika berada di alam gaib yang pernah dikunjunginya. Namun kali ini, dengan bacaan yang diajarkan Sang Kakek, tubuh Abah Sabrang tidak mengalami mati, hanya seperti orang tidur pulas. Bahkan ketika Ibu Abah Sabrang membangunkan, Abah Sabrang bisa merasakan bahwa dia disuruh pulang.

Di alam ghaib tersebut, Abah Sabrang kembali bertemu dengan Sang Kakek. Sejak saat itu, Abah Sabrang yang dulunya gemar bermain di rumah, sekarang lebih banyak "tiduran di kamar". Selain itu, Abah Sabrang yang dulunya kurang rajin dalam beribadah, menjadi semakin rajin. Bahkan puasa senin-kamis pun dia lakukan tanpa perintah dari orang tua.

Setelah beberapa kali berinteraksi, Abah Sabrang akhirnya memberanikan diri untuk bertanya nama sang kakek dan siapa sebenarnya dirinya. Kakek menjawab bahwa namanya adalah "Abdi Gusti" (Hamba Tuhan). Ia adalah orang gaib (rijalul ghoib) yang mendapatkan ilham untuk menurunkan beberapa ilmu jawa kepada Abah Sabrang. Kemudian, Abah Sabrang memanggil beliau dengan nama Mbah Abdi.

Mbah Abdi menjelaskan banyak hal tentang dunia gaib. Mbah Abdi juga memperkenalkan Abah Sabrang dengan alam ghaib yang berlapis-lapis dan ditempati oleh makhluk gaib yang berbeda-beda derajatnya. Abah Sabrang diajari berbagai ilmu gaib yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Namun pesan Mbah Abdi agar ilmu ini jangan disebarkan atau digunakan dulu, sampai usia cukup dewasa. Mungkin maksudnya adalah agar Abah Sabrang benar-benar matang ilmunya sebelum terjun ke masyarakat.

 

Orang Tua Khawatir

Melihat gelagat anaknya yang aneh tersebut, Ayah Abah Sabrang menanyakan apa yang terjadi pada anak lelakinya ini. Abah Sabrang menjawab dengan apa adanya, bahwa dia sering berkelana ke alam gaib bersama seorang kakek. Mendengar jawaban tersebut, Ayah Abah Sabrang menjadi khawatir, jangan-jangan anaknya diganggu oleh makhluk halus atau menderita gangguan jiwa halusinasi.

Sebagai tindak lanjut, Abah Sabrang dibawa sang Ayah menemui beberapa Kiyai yang dikenal punya kepekaan batin. Dari keterangan para Kiyai, keadaan Abah Sabrang Alam ini adalah berkah dari Yang Maha Kuasa. Abah Sabrang punya bakat spiritual yang hanya dimiliki sedikit orang. Sehingga wajar apabila ada Orang Gaib yang ingin menurunkan ilmu kepadanya. Hampir semua kiyai berpesan agar Abah Sabrang Alam diamati saja. Selama perilakunya tidak menyimpang dan masih menjalankan perintah agama, maka tidak perlu dicemaskan.

 

Berguru Ke Banyak Tokoh Spiritual

Pada usia 17 tahun, atas saran Mbah Abdi, Abah Sabrang berguru kepada beberapa tokoh spiritual di tanah jawa. Pada masa ini, bakat ghaib Abah Sabrang benar-benar terasah dengan baik. Waktu luangnya banyak dihabiskan untuk mengasah kekuatan batin melalui cara-cara yang diajarkan para guru.

Puluhan guru dari kalangan kiyai ataupun spiritualis jawa telah beliau kunjungi. Dan ternyata Tuhan memberikan kemudahan kepada Abah Sabrang. Para Guru Spiritual yang dikunjunginya tidak segan-segan mengajarkan ilmu-ilmu tingkat tinggi, karena Abah Sabrang dinilai berbakat. Maka tak heran jika Abah Sabrang mempunyai kelebihan dibanding murid-murid pada umumnya.

 

Dibimbing Oleh Sosok Gaib Sunan Kalijaga

Salah satu ritual yang diajarkan tokoh spiritual yang dikunjungi Abah Sabrang adalah ritual jiarah ke makan para Wali. Suatu ketika, ia melakukan tirakatan di makam Sunan Kalijaga di Kadilangu, Kabupaten Demak. Setelah melakukan ziarah ke makam Raden Sahid (Sunan Kalijaga). Abah Sabrang melakukan i'tikaf di teras Masjid yang berada di belakang kompleks Makam.

Saat itulah, ia didatangi seorang laki-laki paruh baya. Parasnya tampan dengan kumis hitam melintang di atas bibir. Sosok laki-laki tersebut menyapa Abah Sabrang dan menyalaminya. Abah Sabrang mengira bahwa laki-laki paruh baya itu adalah warga sekitar kompleks Makam yang biasa datang ke Masjid tersebut. Keduanya pun terlibat perbincangan yang begitu asyik. Sehingga Abah Sabrang tidak sempat menanyakan nama laki-laki tersebut.

Ia begitu heran dengan pengetahuan dan pemahaman sang laki-laki misterius tentang ilmu kebatinan, filsafat Jawa, thoriqoh, bahkan tentang sejarah wali-wali Jawa yang begitu mendalam. Kepadanya, laki-laki tersebut menceritakan ketokohan Sunan Bonang yang begitu tawadhu’ dan Sunan-sunan lainnya yang termasuk ke dalam walisongo. Tetapi anehnya ia tidak menceritakan sedikitpun tentang Sunan Kalijaga. Saat giliran Abah Sabrang menanyakan tentang Sunan Kalijaga, laki-laki itu hanya tersenyum dan mengatakan bahwa Abah Sabrang lebih tahu tentang Kalijaga daripada dirinya.

Selesai menjalani tirakatan, Abah Sabrang pulang dan sowan kepada salah satu guru spiritualnya. Abah Sabrang menceritakan pengalamannya didatangi seorang laki-laki misterius yang memberinya banyak pengetahuan tentang kebatinan. Dari penglihatan batin Sang spiritualis tersebut Abah Sabrang pun tahu bahwa laki-laki yang ditemuinya adalah sosok gaib Sunan Kalijaga. Selanjutnya, Abah Sabrang pun mendapatkan ijazah tirakat safar untuk sowan ke tempat-tempat keramat yang pernah disinggahi (petilasan) Sunan Kalijaga.

 

Asal Mula Nama "Abah Sabrang Alam"

Dalam tirakat safar itu Abah Sabrang banyak mengalami pengalaman-pengalaman mistis saat berada di petilasan Sunan Kalijaga. Salah satu pengalaman mistisnya yaitu saat ia bermunajat tiba-tiba ada suara gaib yang memanggilnya dengan sebutan “Sabrang Alam”. Awalnya ia tidak menggubris, karena dalam benaknya barangkali ia salah dengar. Namun, lama-lama suara itu begitu jelas terdengar. Anehnya tidak ada seorang pun di situ kecuali dirinya. Saat itulah ia didatangi sosok yang sama yang pernah menemuinya di Masjid Kadilangu. Dari pertemuan itu, Abah Sabrang pun mendapat banyak wejangan tentang ilmu batin, meraga sukma, ilmu hakikat, dan pemahaman tentang pusaka-pusaka mistis dan mustika yang ada di alam gaib.

Semenjak bertemu dan belajar kepada sosok gaib Sunan Kalijaga itu, Abah Sabrang mulai memperlihatkan peningkatan kewaskitaannya. Ia mulai biasa merasakan keberadaan benda-benda pusaka di suatu tempat keramat. Sekaligus menarik benda pusaka tersebut dari alam gaib. Bahkan perkara yang mudah baginya, jika ia ingin menembus ke dimensi astral. Mulai sejak itulah gelar “Abah Sabrang Alam” melekat erat dengannya. Karena kemampuannya menyeberang atau memasuki alam gaib dengan sangat mudah.

Seseorang yang mempunyai bakat ghaib dan mau mengasah kemampuannya maka akan semakin menunjukkan kehebatan yang tidak dapat dimiliki orang lain pada umumnya. Kelebihan yang tak kalah istimewanya, Abah Sabrang Alam juga mampu memanggil dan mengisi suatu pusaka dengan khodam putih yang berderajat tinggi di alamnya. Akan tetapi tidak semua orang mempunyai hal semacam Abah Sabrang Alam kalau bukan karena Kuasa Sang Pencipta Alam. 

ki sabrang alam di acara kompas tv 2

 

Diberi Kelebihan Mengisi Khodam Ke Dalam Benda

Setelah melalui proses perjalanan ghaib yang panjang, Abah Sabrang Alam punya kelebihan yang sangat berguna bagi banyak orang, yaitu keahliannya dalam menggunakan kekuatan khodam untuk mengatasi berbagai masalah kehidupan, dan juga beliau bisa mengisikan khodam ke benda-benda tertentu.

Orang yang memiliki benda berkhodam, maka otomatis khodamnya akan membantu si pemilik sesuai dengan keahlian masing-masing khodam. Karena memang pada kenyataannya, setiap khodam diciptakan dengan bakat berbeda-beda, sebagaimana manusia terlahir dengan bakat yang berbeda-beda.

Menurut Abah Sabrang, khodam adalah makhluk gaib yang diciptakan Tuhan untuk membantu manusia. Sifat alami khodam adalah ingin membantu manusia yang diikutinya. Bagi khodam, bisa membantu manusia adalah sebuah kehormatan yang besar karena Tuhan telah menetapkan bahwa manusia adalah makhluk paling mulia derajatnya. Terlebih yang dibantunya adalah orang yang banyak melakukan kebaikan. Hal sama juga terjadi di dunia manusia, dimana seorang pelayan, pastinya merasa bangga apabila bisa melayani seorang raja atau presiden yang baik.

Khodam tidak berjenis kelamin, tidak punya hasrat pribadi seperti manusia, dan khodam juga tidak beranak pinak seperti bangsa jin. Meskipun demikian, khodam bisa saja muncul dalam sosok pria atau wanita.

Khodam tidak butuh makan atau minum, akan tetapi penghormatan sederhana seperti memberikan minyak wangi pada media yang ditempati khodam akan membuat khodam betah. Itulah mengapa, kita sebaiknya merawat benda-benda berkhodam dengan cara memberikan minyak wangi setidaknya setahun sekali. Memberi minyak wangi pada media yang ditempati khodam bukanlah menyembah atau memuja. Ini hanya penghormatan sebagaimana Anda menghormati teman yang telah membantu Anda dengan cara memberi hadiah kecil.

 

Gemar Mengoleksi Pusaka dan Keris Keramat

Sebagai seorang pakar mistik, benda pusaka dan berbagai benda budaya lainnya memang sangat erat dengan dunia Abah Sabrang Alam. Berbagai koleksi Pusaka dan Keris Sakti bertuah beliau miliki. Di antaranya didapatkan melalui tirakat khusus di tempat-tempat keramat, juga didapatkan dari leluhur beliau. Pusaka-pusaka keramat yang ada pada Abah Sabrang Alam seringkali diberikan oleh sosok gaib yang menjaga suatu tempat sebagai bentuk penghormatannya kepada Abah Sabrang Alam. Umumnya pusaka yang menjadi koleksi Abah Sabrang Alam, dijaga oleh satu atau beberapa makhluk astral (khodam) yang memiliki energi supranatural tingkat tinggi.

 

Kegiatan Abah Sabrang Alam Saat ini

Sebagai seorang yang mempunyai kelebihan di bidang ilmu ghaib, keseharian Abah Sabrang Alam dipenuhi kegiatan untuk melayani dan membantu masyarakat di berbagai tempat di nusantara. Kini beliau bergabung dengan organisasi Pusat Metafisika Asia (PMA) bersama dengan beberapa spiritualis yang lain.

Pusat Metafisia Asia adalah sebuah organisasi yang bergerak di bidang Sumber daya Manusia, khususnya bidang metafisika/ghaib. Tujuan beliau tidak lain hanyalah untuk mempermudah menyalurkan bakat dan kelebihan khusus yang dimilikinya agar lebih bermanfaat untuk khalayak.

Selain itu, beliau juga biasa mendapat undangan khusus untuk memimpin ritual dan ruwatan di berbagai tempat. Bagi beliau, semulya-mulyanya manusia adalah manusia yang bisa bermanfaat bagi kehidupan manusia lainnya. Oleh sebab itulah, tiada lelah beliau akan selalu bersikap terbuka bagi siapapun yang membutuhkan bantuannya di bidang ilmu ghaib tentunya.

 

Kontak dan Alamat Kami - Silahkan KLIK DI SINI

Cara Pemesanan Mustika Delima - Silahkan KLIK DI SINI

Hubungi Kami : Call / SMS ( 081 226 888 103 / 085 799 777 903 ), PIN BB ( 79398E99 ), Email : metafisika103@gmail.com