Tentang Apa Itu Khodam ?
mustika delima, mustika merah delima, batu mustika delima, mustika merah delima asli

Tentang Apa Itu Khodam ?

Apa Itu Khodam ?

Kata khodam berasal dari bahasa Arab yang artinya pembantu atau penjaga. Dalam budaya Arab, pembantu, supir pribadi, satpam pribadi, tukang kebun pribadi disebut sebagai khodam. Akan tetapi dalam sudut pandang ilmu Metafisika kata khodam mengacu pada mahluk metafisik yang secara sukarela atau di kondisikan mau membantu manusia.

Dalam khasanah keilmuan mistik Islam Jawa. Diyakini khodam merupakan “jiwa” suatu ilmu. Sehingga dengan mempelajari ilmu tertentu, melakukan ritual tertentu dan wirid tertentu. Maka khodam memberi energi kepada orang tersebut untuk melakukan hal-hal yang di luar kewajaran.

 

Lalu Siapakah Sebenarnya Khodam ?

Para Spiritualis memiliki pendapat yang berbeda-beda mengenai khodam. Kelompok pertama menyatakan bahwa khodam adalah jenis mahluk tertentu yang khusus di ciptakan Tuhan sebagai “pembawa” kekuatan bagi para pemilik ilmu dan benda pusaka. Kelompok ini tidak punya referensi yang jelas sehingga pendapatnya untuk sementara bisa diabaikan.

Pendapat yang kedua adalah kata khodam hanyalah sebutan untuk mahluk-mahluk Metafisik seperti “Jin dan Malaikat” yang mendampingi/mengabdi kepada Manusia. Seperti halnya Iblis/Setan. Dia bukanlah mahluk melainkan hanya sebutan kepada Jin atau Manusia yang berbuat kejahatan. Untuk pendapat yang kedua ini memiliki referensi yang cukup jelas. Dimana, dalam kitab suci umat Islam di jelaskan bahwa Tuhan hanya menciptakan tiga buah mahluk yang berakal yaitu Jin, Manusia dan Malaikat. Dan Abah Sabrang secara pribadi lebih meyakini pendapat yang kedua ini.

 

Mengapa Khodam Jin Mustika Delima membantu manusia ?

Khodam bisa berasal dari Jin. Namun tidak semua Jin bisa menjadi khodam. Untuk bisa menjadi khodam yang akan mendampingi manusia. Jin harus memiliki kemampuan khusus yang sangat kompleks yang mana kemampuan tersebut di butuhkan untuk mentransformasikan dirinya menjadi khodam. Bahkan sebagian dari mereka melakukan tirakat tertentu untuk bisa mencapai sebuah kondisi di mana jin telah siap menjadi khodam.

Jin senang menjadi khodam manusia karena bagi mereka manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan yang paling mulia. Ketika jin bisa melayani dan membantu manusia. Mereka merasa bangga dan merasa terhormat. Hal ini sama halnya dengan Santri yang menjadi abdi ndalem dan mengabdi pada Kyainya. Santri tersebut membantu bersih-bersih rumah Kyai nya, membantu mengerjakan sawah kyai nya, membantu mencucikan baju Kyainya. Meskipun Santri tersebut tidak di gaji dan hanya mendapatkan makan saja tapi Santri merasakan kepuasan hati yang mendalam, merasa bangga dan merasa terhormat karena bisa memiliki kesempatan membantu Kyai nya yang dimuliakannya itu. Dan begitu juga dengan jin yang menjadi khodam manusia. Dia juga merasakan perasaan puas, bangga dan terhormat karena mendapatkan kesempatan untuk bisa menjadi khodam manusia.

Bagi jin yang memiliki usia ribuan tahun, mengabdi kepada tuannya hingga meninggal, bukanlah waktu yang lama. Bagi mereka, itu seperti menghabiskan waktu tiga sampai empat tahun saja. Dan selama kurun waktu tersebut Khodam juga mendapatkan pengalaman dan pelajaran hidup yang berharga. Dimana pengalaman dan pelajaran yang di dapatkannya akan menjadi bekal yang sangat bearti guna meningkatkan spiritualitas dan kebijaksanaannya.

Khodam Mustika Delima merupakan khodam jin dari golongan sufi. Sifatnya baik, melindungi dan tidak arogan. Punya kekuatan tinggi serta kemampuan yang hebat. Khodam Mustika Delima memiliki pribadi yang bijaksana, terbuka dan tidak fanatik terhadap agama tertentu. itulah sebabnya Khodam Mustika Delima bersedia ikut kepada siapa saja Asalkan Tuannya dalam bertindak mengedepankan manfaat untuk kebaikan bersama.

 

Dari Mana Mustika Delima dari MustikaDelima.com Berasal ?

Mustika Delima merupakan mustika berkhodam yang didapatkan Abah Sabrang Alam saat melakukan Suronan (laku tirakat khusus di bulan Suro) di Makam keramat Syekh Sadzali, di Kawasan Rejenu Gunung Muria. Tirakatan yang dilakukan Abah Sabrang ini biasanya dilakukan mulai petang menjelang malam tanggal 1 Suro hingga bakda Subuh tanggal 3 Suro. Banyak spiritualis percaya bahwa bulan Suro merupakan bulan sakral, saat berkumpulnya berbagai sengkala (energi negatif). Itulah mengapa Bulan Suro juga disebut sebagai bulan untuk melakukan ruwatan sengkala atau juga waktu khusus untuk melakukan tirakatan untuk mendekatkan diri kepada yang Maha Kuasa.

Tatkala melakukan tirakatan dan munajat di kompleks makam Keramat Rejenu, Abah Sabrang Alam mendapat sebuah petunjuk yang datang melalui pertanda saat beliau melakukan dzikir. Pertanda yang datang secara gaib tersebut muncul selama tiga malam berturut-turut. Pada malam pertama (pada tanggal 1 Suro) usai bermunajat beliau tidur sejenak. dengan maksud beristirahat sejenak, setelah melakukan riyadhoh dari pukul 21.00 hingga 00.30 dini hari. Dalam mimpi beliau didatangi wujud naga yang tiba-tiba menjelma menjadi sosok orang tua bersorban. Orang tua ini menyodori Abah Sabrang buah delima ranum.

Saat menerima buah delima, Sang kakek lenyap begitu saja dan Abah Sabrang Alam sontak bangun. Kejadian yang sama terjadi berulang hingga pada hari ketiga beliau melakukan tirakat Suronan. Dan dapat dipastikan saat beliau bangun tepat jam 3 pagi. Pada pungkasan (akhir) tirakatan, Beliau mendapatkan sebuah petunjuk yang menuntun beliau menuju air terjun Gonggomino yang berlokasi ke arah barat laut dari makam Syekh Sadzili. Dari lokasi tersebut, Abah Sabrang mendapat buah delima yang sama persis dengan yang pernah beliau lihat dalam mimpi. Bentuknya hingga warna buahnya pun sama. Anehnya, beberapa kali sebelumnya Abah Sabrang ke lokasi Gonggomino beliau tidak pernah menjumpai ada pohon delima di tempat yang sama beliau mendapat delima gaib tersebut.

Seperti umumnya buah delima, di dalam buah delima yang didapatkan Abah Sabrang juga berisi sekumpulan biji delima yang membentuk koloni. Namun yang berbeda, ada beberapa biji delima yang mengeras seperti batu. Di dalam delima tersebut Abah Sabrang Alam mendapatkan mustika berwarna merah yang jumlahnya hanya ada 9 buah mustika. Saat diterawang energinya, masing-masing mustika dijaga oleh sosok naga merah.

Sampai saat ini mustika yang ada pada Abah Sabrang, hanya tersisa 5 buah mustika. Sedangkan mustika delima lainnya sudah dimahar oleh pejabat, pengusaha, dan penggemar mustika.

 

Apakah Mustika Delima Sama Dengan Mustika Merah Delima ?

Ada beberapa pendapat yang menyatakan mustika delima sama dengan mustika merah delima. Pendapat tersebut bisa juga dibenarkan, mengingat ada pula beberapa mustika merah delima yang memiliki bentuk dan warna seperti mustika delima. Akan tetapi, sebagaimana yang telah diungkapkan Abah Sabrang pada halaman depan situs ini. Bahwa mustika delima merupakan mustika yang seringnya dijadikan pegangan bagi para Raja, panglima, patih kerajaan. Sebab karakter energi khodamnya lebih dominan pada kejayaan, kemakmuran, kewibawaan, dan kesejahteraan hidup.

Sebaliknya, mustika merah delima seringnya dipakai oleh para jawara kanuragan, para prajurit, pendekar, dan ksatria. Sebab mustika merah delima memiliki energi khodam yang karakternya dominan untuk manfaat pagar gaib dan perlindungan. Itulah mengapa mustika merah delima lebih dikenal luas sebagai mustika yang bermanfaat sebagai sarana kekebalan. Sehingga pada beberapa pertunjukan kekebalan, banyak yang memanfaatkan mustika khodam mustika merah delima.

Meski demikian bukan berarti mustika delima tidak memiliki manfaat sebagai sarana perlindungan, terutama untuk kekebalan. Justru manfaat perlindungan yang ada pada khodam mustika delima lebih kuat dibanding mustika merah delima. Hanya saja karakternya lebih halus dan tidak seagresif mustika merah delima. Manfaat kekebalan yang ada pada mustika merah delima akan terlihat reaksinya manakala si pemegang mustika tersebut dalam kondisi terdesak bahaya atau dalam situasi yang mengharuskan untuk dihadapi.

 

Bagaimana Sosok dan Karakter Khodam Mustika Delima ?

Khodam yang bersemayam di dalam masing-masing mustika Delima berwujud naga merah. Ada kalanya khodam mustika delima muncul dengan wujud laki-laki tua berjubah putih, di alam mimpi atau pula ketika tuannya melakukan medtasi. Setiap mustika delima yang ada pada Abah Sabrang Alam memiliki karakter energi yang sama yaitu sebagai wasilah untuk mendekatkan pada peluang tercapainya kejayaan dan kemakmuran diri. Setiap khodam memiliki karakter patuh dan setia kepada siapapun tuannya. Terutama pada tuan/pemilik mustika yang memiliki tabiat dan perilaku baik dalam kesehariannya.

 

Lakukan Pemesanan Mustika Delima - Silahkan KLIK DI SINI

Hubungi Kami : Call / SMS ( 081 226 888 103 / 085 799 777 903 ), PIN BB ( 79398E99 ), Email : metafisika103@gmail.com